What’s up Suns?

Mungkin banyak dari kalian yang bukan penggemar NBA tidak terlalu ngeh ataupun tertarik mendengar nama Phoenix Suns. Selain animo masyarakat tidak sebesar ketika menonton bola tapi yang pasti tim ini belum pernah menjuarai sekalipun gelar bergengsi NBA.
Gw sendiri juga males dukung ini tim klo pemain favorit gw, Steve Nash pindah ke tim ini.Sejak tahun 2004 rata - rata kemenangan di atas 60 semusim *meski nasib kurang beruntung di babak play-off* gw kira nggak bisa dibilang jelek. Terutama dengan sistem permainan yang diusung mereka ‘Run and Gun’ yang berprinsip ‘7 seconds or less’ yang membuat gw jatuh cinta ama ini tim.
Tapi di musim ini (2008-2009) gue nggak nyangka nih tim bisa ampe ga lolos babak playoff. Sempat berprospek cerah di awal musim tapi loyo di tengah dan akhir. Berikut ini analisis gw mengenai sebab - sebab kegagalan mereka:
1.Cederanya Amare Stoudemire
“Win as a team, Lose as a team”. Alasan cedera di dunia olahraga sebenarnya gak bisa dijadiin alesan karena buat apa ada pemain cadangan kalau semua pemain sembuh.Tapi tak bisa dipungkiri kehilangan Amare dalam setengah musim sudah mampu merenggut setengah kekuatan Suns. Statistiknya bisa diliat di sini.
2.Pertukaran Marion - Shaq
Meskipun pertukaran pemain ini sudah terjadi dari awal musim lalu gw tetep nggak habis pikir kenapa Suns mau menukar Marion dengan Shaq. Gw bisa bikin diferensiasi dari point ini kalau membahas kelemahan Shaq. Yang pasti Marion mempunyai rata - rata skor,rebound dan assist terbagus di Suns dan di NBA sewaktu dia masih jadi pemain Suns. Gw pribadi juga dari dulu ga suka yang namanya Shaq (+Kobe ama Lakersnya tentunya).
3. Pergantian Pelatih
Pergantian pelatih dari tangan Mike D’Antoni ke Terry Porter sempat membuat angin segar di awal musim. Karena masalah defense yang menjadi masalah utama Suns selama beberapa tahun mulai ada perbaikan. Tetapi di pertengahan musim manajemen menggantinya lagi dengan Alvin Gentry yang mengusung kembali pola Run and Gun. Pada awalnya strategi ini berjalan baik tapi dengan banyaknya pemain yang cedera plus usia pemain kunci Suns sudah berkepala 3 (nash,o’neal and hill) membuat tim ini seperti keihilangan tenaga di partai - partai penutup.
Yah moga aja musim depan manajemen tim melakukan banyak perbaikan dan berharap fitnya kembali Amare Stoudemire dan membawa kembali kejayaan Suns di perbasketan NBA
“GO SUNS GO”